MINAHASA-Segala terobosan dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano, guna menunjang program Ketahanan Pangan dari Pemerintah Pusat. Lihat saja lahan tidur milik masyarakat sekitar Lapas Tondano diolah sehingga boleh menghaailkan. Lahan tersebut memiliki luas sekitar setengah hektar bisa menghasilkan sekitar 400 kilogram Padi gogo. Langkah positif dari Lapas Tondano ini, menuai banyak respon positif dari berbagai pihak.
Dikatakan Kalapas Tondano Akhmad Sobirin Soleh, A.Md.IP., SH, semua berkat kerjasama dari semua stekholder Lapas Tondano serta warga binaan yang sudah asimilasi dalam pengolahan lahan sehingga bisa menghasilkan Padi Gogo.
Kegiatan ini semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan yang pasti Pembinaan untuk warga binaan Lapas terbaru ini, dapat terlaksana dengan baik, dan nantinya juga kita sama-sama mengikuti acara tasyakuran melalui vidcon bersama Bapak menteri migrasi dan Pemasyarakatan RI,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam kegiatan panen ini pihaknya mengundang Kepolisian, Pemkab Minahasa, Kejaksaan, Pengadilan serta Kodim. Hal ini dilakukan guna sinergitas demi menunjang program pemerintah pusat mengenai Ketahanan Pangan. Terima kasih untuk hasil panennya, diketahui lahan yang kita gunakan ini lahan dari masyarakat sekitar lembaga Pemasyarakatan.
“Hasil itu dari yang kita dapat ini nanti kita akan putar kembali untuk pemberian bibit ataupun modal menanam berikutnya. Dimana luas lahan saat ini ada Dua Petak. Karena memang kami tidak mempunyai lahan sendiri. Jadi kami bekerjasama dengan masyarakat yang memiliki lahan nanti bisa kita kembangkan bagi masyarakat yang ada di sekitar,” tandanya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Pemkab Minahasa, Johny Tendean, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Lapas Kelas IIB Tondano. Pemkab berharap kemitraan ini dapat terus ditingkatkan demi memperkuat ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Minahasa, yang pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pertanian siap mendukung dengan menyediakan sarana dan prasarana pertanian sesuai kebutuhan, yang semuanya telah dikomunikasikan dan terjalin dengan baik,” terangnya.
“Sinergi antara Lapas Kelas IIB Tondano dan Pemkab Minahasa ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam memberdayakan warga binaan sekaligus berkontribusi pada pembangunan daerah,” tukasnya.
Adapun kegiatan ini dirangkaikan dengan Tasyukuran Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61,sebuah momen penting untuk merefleksikan kinerja dan pengabdian jajaran pemasyarakatan.(wsg)


