Kakas – Sebanyak 32 Keluarga Penerima Manfaat di Desa Paslaten, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap Akhir Tahun Anggaran 2025. Penyaluran dilakukan langsung oleh Pemerintah Desa Paslaten pada Rabu, 24 Desember 2025 di Balai Desa Paslaten.Kegiatan penyaluran dipimpin langsung oleh Hukum Tua Desa Paslaten, Waldo Lakoy, dan dihadiri oleh perangkat desa, Ketua BPD, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para penerima manfaat.Bantuan untuk Ringankan Beban Jelang Natal dan Tahun Baru
Dalam sambutannya, Hukum Tua Waldo Lakoy menjelaskan bahwa BLT Dana Desa yang disalurkan kali ini merupakan tahap terakhir untuk tahun 2025. Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000.“Penyaluran ini sengaja torang percepat sebelum Natal dan Tahun Baru. Tujuannya supaya bisa meringankan beban 32 keluarga penerima, apalagi menjelang hari besar keagamaan. Dana ini murni dari Dana Desa dan torang salurkan sesuai data yang sudah diverifikasi dan disepakati lewat Musdes,” ujar Waldo Lakoy.
Ia menegaskan, penetapan 32 KPM sudah melalui proses validasi ketat agar bantuan tepat sasaran. “Torang pastikan yang terima adalah keluarga miskin ekstrem, lansia tunggal, penyandang disabilitas, dan keluarga yang belum menerima bantuan lain dari pemerintah pusat. Tidak ada titipan, tidak ada pilih kasih,” tegasnya.Proses Penyaluran Berjalan Tertib dan Transparan
Proses pembagian BLT berlangsung tertib. Sebelum menerima bantuan, para KPM terlebih dahulu melakukan absensi dan menunjukkan KTP untuk memastikan identitas sesuai data. Setiap penerima juga menandatangani berita acara serah terima sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi.Ketua BPD Desa Paslaten yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi keterbukaan Pemdes.
“Torang di BPD sudah kawal dari awal proses pendataan sampai penyaluran hari ini. Alhamdulillah semua berjalan transparan dan sesuai aturan,” katanya.Pendamping Desa Kecamatan Kakas yang turut mendampingi juga mengingatkan agar bantuan digunakan untuk kebutuhan pokok. “Jangan dipakai untuk hal yang nda prioritas. Pakai untuk beras, lauk, obat-obatan, atau kebutuhan anak sekolah. Ini uang rakyat, jadi harus dipertanggungjawabkan,” pesannya.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Maria Roring dari Jaga II, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. “Terima kasih banyak untuk Pak Hukum Tua dan Pemdes Paslaten. Uang ini sangat membantu untuk tambah-tambah belanja Natal. Torang sangat terbantu,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.Hal senada disampaikan Bapak Hendrik Wowor, penerima dari Jaga IV. “Bantuan ini datang tepat waktu. Sekarang so bisa beli beras dan ikan untuk keluarga. Semoga tahun depan program bagini tetap ada,” katanya.Komitmen Pemdes Paslaten untuk Kesejahteraan Warga
Menutup kegiatan, Hukum Tua Waldo Lakoy menyampaikan bahwa Pemdes Paslaten akan terus berupaya memaksimalkan penggunaan Dana Desa untuk program yang langsung dirasakan masyarakat. Selain BLT, Dana Desa 2025 juga dialokasikan untuk penanganan stunting, insentif kader posyandu, dan perbaikan infrastruktur jalan tani.
“Torang punya komitmen, Dana Desa harus kembali ke masyarakat. Tahun depan torang akan evaluasi lagi data penerima supaya semakin tepat sasaran. Yang penting, torang baku-baku sayang dan sama-sama bangun Paslaten,” tutup Waldo Lakoy.Dengan penyaluran BLT ini, Pemerintah Desa Paslaten berharap beban ekonomi masyarakat miskin dapat sedikit berkurang, sekaligus memperkuat solidaritas sosial menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.(wsg)


