Kejari Minahasa Gelar Bazar Menyambut Natal

Kejari Minahasa Gelar Bazar Menyambut NatalMINAHASA-Kejaksaan Negeri Minahasa menggelar bazar atau pasar murah dalam rangkah menyambut Natal. Menurut Kajari Beny Hermanto SH MH bazar merupakan kegiatan rutin sebagai kontribusi nyata untuk masyarakat Minahasa. Selain itu, bazar juga merupakan langkah pemerintah untuk menekan inflasi. Pasalnya, kegiatan ini akan meningkatkan daya beli masyarakat, lantaran harga sembako yang dijual dibawah harga pasaran. “Kegiatan ini sudah beberapa kali dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Minahasa setiap kali menyambut perayaan Natal dan Idulfitri, dan animo masyarakat sangat besar untuk membeli bahan sembako di pasar murah ini,” ujar Kajari.

Lebih lanjut, Kajari memberikan apresiasi posotif kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa yang mendukung penuh akan pelaksanaan bazar di halaman kejaksaan Minahasa. Dikegiatan ini, bukan hanya penjualan bahan murah, tapi ada juga pemeriksaan gratis yang disponsori oleh Dinas Kesehatan Minahasa. “Bazar ini bukan hanya karena harga murah namun sebagai pembukaan peluang untuk UMKM. Dengan perayaan Natal jadikan sebagai momentum toleransi serta saling menopang sehingga menjadi berkat untuk maayarakat,” jelas Kajari.

Bacaan Lainnya

“Bazar ini juga menjadi kolaborasi serta sinegitas antara Kejari dan Pemkab Minahasa, semoga sinergitas ini selalu terjaga sehingga akan meningkatkan fungsi kontrol untuk menuju pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktek korupsi,” terang Kajari.

Dkitempat terpisah, Masyarakat sangat memngapresiasi langkah Kejari Minahasa. Kedepan, pasar murah sebaiknya dilakukan secara rutin, karena sangat membantu masyarakat untuk penghematan anggaran belanja. “Pak Kajari, kalau boleh jangan hanya auntuk perayaan hari hari besar keagamaan untuk pelaksanaan bazar, tapi dilakukan beberapa kali setiap tahun, karena ini sangat membantu kami masyarakat. Harga jual dibazar sangat jauh dengan harga jual di pasar tradisional apalagi di supermarket sehingga bazar ini sangat membantu serta meringankan beban belanja kami masyarakat,” tutur sejumlah masyarakat. (wsg)

Pos terkait