Warga Desa Paslaten Gotong Royong Kerja Bakti Bersihkan Jalan Desa, Hukum Tua Waldo Lakoy: Budaya Gotong Royong Harus Dijaga

kerja bakti Kakas – Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Paslaten, Kecamatan Kakas. Pada Senin, 1 September 2025, ratusan warga bersama perangkat desa menggelar kerja bakti massal membersihkan lingkungan desa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Hukum Tua Desa Paslaten, Waldo Lakoy.Kerja bakti dipusatkan di sepanjang jalan desa, area kantor desa, selokan, dan fasilitas umum lainnya. Turut hadir perangkat desa, anggota BPD, TP-PKK, Karang Taruna, siswa, serta masyarakat dari Jaga I sampai Jaga V.Bersihkan Lingkungan Jelang HUT Kakas dan Musim Hujan

Hukum Tua Waldo Lakoy menjelaskan, kegiatan ini digelar sebagai bentuk persiapan menyambut HUT Kecamatan Kakas sekaligus mengantisipasi masuknya musim hujan. “Kalau lingkungan bersih, torang juga yang sehat. Saluran air lancar, nyamuk berkurang, desa juga kelihatan rapi dan nyaman. Ini momentum torang hidupkan lagi budaya gotong royong yang jadi identitas torang orang Minahasa,” ujar Waldo Lakoy di sela kegiatan.Warga tampak antusias membawa parang, sapu lidi, cangkul, dan karung untuk mengangkut sampah. Selokan yang tersumbat sampah plastik dan rumput liar dibersihkan, rumput di bahu jalan dipotong, serta pohon yang mengganggu jalan dipangkas.

Bacaan Lainnya

Yang menarik, kerja bakti kali ini melibatkan lintas generasi. Para orang tua, pemuda Karang Taruna, ibu-ibu PKK, bahkan anak sekolah ikut turun tangan. Ketua TP-PKK Desa Paslaten mengatakan, kegiatan ini juga jadi ajang mempererat kebersamaan. “Kalau torang kerja sama-sama, yang berat jadi ringan. Sambil kerja, torang bisa baku dapa, baku tukar pikiran soal program desa ke depan,” katanya.Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Paslaten juga hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Kehadiran mereka disambut baik warga karena menambah semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.Warga Apresiasi,

Salah satu warga Jaga III, Bapak Jefry Kalangi, mengapresiasi inisiatif Hukum Tua. “Bagus skali kerja bakti bagini. Torang jadi sadar pentingnya jaga kebersihan lingkungan sendiri. Harapan torang kegiatan ini bisa rutin tiap bulan,” ujarnya sambil membersihkan selokan.Ibu Lisye Kaunang dari Jaga V juga menambahkan, kerja bakti bikin desa jadi bersih dan enak dilihat. “Kalau ada tamu datang, torang nda malu. Desa bersih, hati juga tenang,” katanya sambil tersenyum.Gotong Royong Kunci Pembangunan Desa

Menutup kegiatan, Hukum Tua Waldo Lakoy mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh warga. Ia menegaskan, pembangunan fisik memang penting, tapi semangat gotong royong jauh lebih penting untuk dijaga.“Pemdes nda bisa kerja sendiri. Kalau warga aktif, program apa pun pasti jalan. Torang buktikan hari ini, dengan gotong royong, Paslaten bisa lebih bersih dan lebih indah. Mari jo torang jadikan ini budaya, bukan cuma seremonial,” tutup Waldo Lakoy.Pemdes Paslaten berencana menjadikan kerja bakti sebagai agenda rutin setiap bulan, dengan titik lokasi yang bergiliran di setiap jaga. Tujuannya agar seluruh wilayah desa bisa terjangkau dan terpelihara kebersihannya.(wsg)

Pos terkait